Pengumuman:
"Solusi Cerdas Terpercaya"

Berita Internasional

Lima Ratus DE Penjaga Gerakan Credit Union Asia

Lima Ratus DE Penjaga Gerakan Credit Union Asia

Oleh Edi V.Petebang & David Kukuh

Credit union telah terbukti mampu membantu anggotanya menolong diri sendiri meningkatkan kesejahteraannya.  Dampak luar biasa CU ini mensyaratkan lembaga CU nya dan orang-orang yang mengelola CU haruslah mempunya kapasitas dan kredibilitas yang mumpuni. Kapasitas dan kredibilitas CU inilah yang akan menjamin keberlangsungan gerakan credit union di dunia yang hingga tahun 2019 sudah berusia 201 tahun. Gerakan credit union di Asia, yang dikordinir oleh Asian Confederation of Credit Union (ACCU) yang berpusat di Bangkok sangat menyadari pentingnya keberlanjutan gerekan ini. Karena itulah, ACCU setiap tahun melaksanakan training yang diberi nama “Development Educator” (DE). 

Sampai bulan Juni 2019 training yang seratus persen disajikan dalam bahas Inggris ini sudah melahirkan 505 orang DE. “Anda, para DE inilah yang diharapkan menjadi penjaga credit union di Asia,”jelas Elenita V. San Roqu, CEO ACCU dalam sambutan pembukaan training yang dilaksanakan di Hotel Pantip, Bangkok, tanggal 9-14 Juni 2019. 

para Mentor

Training DE batch ke-25 diikuti 34 peserta dari Philipiness (18 orang), Nepal (5 orang), Indonesia (4 orang), Australia, Malaysia, Kenya maisng-maisng dua peserta dan satu orang dari Banglades. Peserta dari Indonesia semuanya dari Puskopdit BKCU Kalimantan; yakni Edi V. Petebang (Ketua Puskopdit BKCU Kalimantan), Tri Kukuh Tino David (Staf), Angelina Filipa dan Augustinus Satyawan dari CU Khatulistiwa Bakti. 

peserta Indonesia (peserta CU Khatulistiwa Bakti dan BKCU Kalimantan berfoto bersama Mr. Ranjith)
peserta dari Puskopdit BKCU Kalimantan - Indonesia

Para alumni training ini dituntut mampu menerapkan standar etika Development Educator ACCU, yang disingkat IDEALS. Yakni Integrity, Duty Bound and Disciplined, Empowering, Accountability, Learner-Leader, Selfless with Strong Sense of Mission.

Integrity:kami bertindak dengan integritas tertinggi demi kepentingan terbaik credit union kami dan anggotanya, menempatkan kepentingan mereka di atas kepentingan kami sendiri.

Duty Bound and Disciplined:kami akan berusaha keras untuk memenuhi komitmen kami. Kami tidak akan membuat janji yang tidak dapat ditepati dan kami tidak akan membuat janji atas nama organisasi kami kecuali memiliki wewenang untuk melakukannya.

Empowering:kami memberdayakan dan mengembangkan anggota, pengurus, dan manajemen CU untuk mencapai potensi individu dan organisasi dengan menciptakan CU yang dinamis.

Accountability:kami akan mempertanggungjawabkan semua tindakan kami. Kami memperlakukan semua individu dengan adil, bermartabat dan hormat.

Learner-Leader: Kami terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi serta memanfaatkannya untuk memberikan saran dan arahan kepada anggota sesuai dengan bidang keahlian kami.

Selfless with Strong Sense of Mission: sebagai aktivis CU, kami akan tetap berpegang pada gagasan kuno yang indah bahwa orang lain datang pertama dan kami datang kedua. Kami akan menjaga kesadaran akan kebutuhan anggota kami dan memastikan CU bertindak untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam batas-batas mandat kami. Kami akan bertindak dengan cara yang konsisten dengan misi CU untuk menyediakan layanan keuangan berkualitas yang meningkatkan kehidupan anggota.

Metode yang sangat dinamis dan menarik

Dari berbagai training yang pernah kami ikuti, metodologi training DE ini paling menyenangkan dan sekaligus full focus. Sebagai orang yang sehari-hari tidak berbahasa Inggris, maka harus benar-benar mennyimak dengan baik apa yang disampaikan mentor/fasilitator. Dan yang membuat deg-degan adalah menyampaikan public speaking sebanyak empat kali. Dua kali di kelompok masing lima menit; satu kali per grup dalam pleno masing-masing tiga menit dan satu kali di depan semua peserta selama tiga menit.

 

Public Speaking

Selama enam hari training, setiap hari selalu dimulai pukul 08.00 pagi dan berakhir pukul 21.00 malam. Training disajikan dalam beragam gaya, seperti presentasi, diskusi kelompok, diskusi pleno, games, kuis, video, dan sebagainya sehingga tidak membuat bosan. Dalam DE Batch 25 ini didampingi lima orang mentor, yakni Elenita V. San Roqu, Ranjith Hettiarachchi, Paul Dawson, Mabel dan Kamoun.  Masing-maisng mentor memandu sesi sesuai tema dan memberikan kesempatan kepada mentor lain untuk menyampaikan pikiran, sharing nya. Sehingga kelima mentor ini praktis hadir penuh dalam semua sesi pelatihan.  Panitia dalam training ini tidak ada, para peserta lah yang menjadi panitia secara bergiliran perkelompok.

Selama kegiatan, dalam setiap sesi metode penyampaiannya dibuat berbeda-beda sehingga tidak membosankan. Setiap malam diisi dengan aktivitas keakraban dan kekeluargaan dengan permainan baik individu maupun kelompok. Setiap kelompok yang bertugas menyiapkan beberapa permainan untuk setiap hari tugasnya.

Materi training

Ada 15 sesi training DE, sebagai berikut. 1). The Global Cooperative and Credit Union Movement. 2). The Power to act of cooperatives. 3). The Outdoor Challenge: Top Financial Services Industry Issues and Developtment Agenda the Leader must be Award of. 4). First Individual Presentation to the Group. 5). Individual Presentation to the Group on an Issue. 6). Effective Communication Skills and Persuasive Presentation. 7). The Power of Your Leadership: One for All, All for One in Action. 8). Individual Presentation to the Small Group. 9). Detecting Your Purpose in Life, Vision and Values that Guide you as a Credit Union Leader. 10). Emotional Intelligence: A Key Differentiator to your Personal Brand as Credit Union Leader. 11). Group Presentation. 12). Development Issues: ICA’s Blueprint for a Co-operate Decade and “Sustainable Development Goals”. 13). Creating Sustainable Competitive Advantage. 14). Individual Presentation to the Large Group. 15). Leadership and Ethical Compass of Development Educators: The Development Educators Ethical Compass.

Study visit

Untuk pembelajaran, selama sehari seluruh peserta melakukan kunjungan belajar ke tiga tempat. Yang pertama ke OTOP Center di Provinsi Nontabhuri. INi adalah komplek yang dibuat pemerintah Thailand sebagai tempat pemasaran hasil usaha produktif koperasi dan usaha kecil. Disini juga pusat pelatihan usaha produktif. Pemilik usaha dibantu bagaimana meningkatkan kualitas produk dan jaringan pemasaran offline dan online. 

https://youtu.be/Wa5H8uBx7Ms (link video kunjungan ke OTOP Center)

https://youtu.be/bieWOo8LJ9M (link hasil olahan)  or http://bit.ly/OTOP_center

Kedua, kunjungan ke kantor ACCU. Di kantor ACCU kita bias melihat, mempelajari dokumen gerakan CU dan koperasi di Asia dan dunia. Di kantor ACCVU hanya ada lima staf dan beberapa staf support.

di dalam kantor ACCU

Tempat ketiga yang dikunjungi adalah kantor federasi nasional koperasi Thailand atau The Federation of Saving and Credit Credit Cooperatives of Thailand Limited (FSCT) di Bang Si Thong Subdistrict, Bang Kruai District, Nonthaburi Province. Peserta DE diterima pengurus dan pimpinan manajeman. Ada sesi presentasi dan diskusi singkat. FSCT adalah federasi nasional seluruh koperasi yang ada di Thailand. Di dalamnya ada federasi credit union, federasi koperasi tantara, federasi koperasi polisi, federasi koperasi buruh, federasi koperasi pegawai negeri. 

Di kantor yang berbentuk unik ini terdapat museum koperasi. Untuk tahu lebih jauh, bisa diulik di laman http://www.fsct.com/en/

studi visit ke kantor fsct
studi visit ke kantor fsct

Semoga makin banyak aktivis credit union yang mengikuti DE agar gerakan CU di Asia semakin kokoh dan berkelanjutan. Seperti harapan Leni, sapaan Elenita V. San Roqu, CEO ACCU, semoga “Anda, para DE inilah yang menjadi penjaga credit union di Asia.”*** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share this Post:
Ditulis oleh David Kukuh

Artikel Terkait: